featured-image

Cara Memakai VPS Dengan Langkah yang Mudah

Upgrade dari shared hosting menuju VPS sebetulnya tidak terlalu sulit dilakukan. Namun cara memakai VPS mungkin terasa sulit khususnya jika memang belum familiar dengan command line. Sebagian besar dari web server akan diaktifkan dan dijalankan pada sistem berbasis Unix. Anda harus memakai command bertujuan khusus untuk tipe Sistem Operasi yang tidak sama seperti command di sistem Windows. Berikut adalah beberapa caraemakai VPS yang bisa dilakukan dengan langkah langkah yang mudah.

 

1. Login ke VPS Dengan Secure Shell [SSH] Access

Login ke VPS Dengan Secure Shell [SSH] Access

 

Selain memakai browser, ada beberapa jenis alternatif yang bisa dipakai supaya bisa terhubung dengan website. Contohnya dengan memakai File Transfer Protocol atau FTP. Nantinya anda bisa upload, download serta edit file di server. FTB sangat berguna untuk membuat koneksi anda dengan website, namun aplikasi ini tidak bsa digunakan untuk membuat dan mengirim command ke server.

Untuk itu, anda butuh Secure Shell atau SSH access yakni tipe protokol yang menyediakan akses untuk anda supaya bisa mengaktifkan server. Sesudah terhubung lewat SSH, maka anda dapat membuat serta mengirim command. SSH ini dikenal karena sistem keamanan yang terjamin sebab enskripsi yang kuat dan protokol untuk otentikasi.

 

2. Update Server

Cara Memakai VPS Dengan Update Server

 

Sesudah login ke VPS, maka akan ditampikan pesan yakni informasi jika ada package atau security yang harus diupdate. Biasanya, paket tersebut merupakan software atau perangkat lunak memakai bahasa Unix. Apabila software diaktifkan dalam sistem, maka anda harus selalu mengupdate komponen dan juga servernya.

Menggunakan software yang outdated nantinya membuat server dan website anda lebih rentan terhadap ancaman serta bahaya cyber. Anda bahkan nantinya tidak bisa menggunakan keunggulan dan juga kelebihan fitur yang hanya bisa aktif ketika software sudah diupdate. Untuk itu, package server memang harus diupdate dan unduh juga patch keamanan yang tertunda atau pending.

Untuk mengupdate software, anda bisa mengetik apt update pada command line kemudian tekan enter di keyboard. Server nantinya akan memerika package mana yang harus diupgrade. Sesudah itu, ketik apt dist-upgrade agar bisa mengupdate package server.

Tunggu beberapa saat hingga proses update selesai. Sesudah itu, anda bisa restart server kembali memakai command reboot lalu close atau tutup layar command line. Tunggu 1 hingga 2 menit lalu kembali login memakai PuTTY atau aplikasi yang anda pakai. Apabila sudah tidak ada list software yang harus diupdate, maka langkah selanjutnya bisa dilakukan.

 

3. Membuat User Baru dan mengubah Hak Akses

Membuat User Baru dan mengubah Hak Akses

 

User root merupakan akun yang dipakai dari awal setup VPS hingga tahapan ini. Disarankan untuk tidak mengandalkan hanya satu akun user. Anda dapat membuat akun user lain dengan keistimewaan superuser privilege. Ini penting sebab akun root bisa menyebabkan masalah dan kerusakan jika anda tidak mengerti atau tidak yakin dengan yang harus dilakukan.

Akun root memberikan akses penuh ke seluruh pengaturan sistem sehingga ketika anda memasukkan satu command yang salah, maka risikonya bisa rusak. Akun user privilege punya superuser privilege dan juga harus menambahkan prefix sudo ke command yang akan diaktifkan memakai administrative privilege.

Baca Juga: 5 Alasan Kenapa Harus Menggunakan Virtual Private Server [VPS]

 

4. Mengaktifkan Public Key Authentication

Mengaktifkan Public Key Authentication

 

Public Key Authentication merupakan teknik yang dikatakan lebih aman dibandingkan memakai password biasa. Anda nantinya akan membuat dua key yakni public serta private. Server akan menyimpan public key serta memakainya untuk otentikasi private key supaya hanya anda yang bisa akses file di komputer.

Sesudah membuat public key authentication, masukkan private key serta kata sandi untuk login. Dengan begitu, keamanan bisa meningkat secara signifikan. Untuk membuat SSH keys pada Windows, maka pkai PuTTYgen app yang akan terinstall pada saat anda pasang aplikasi SSH.

Pengaturan nantinya tidak perlu diubah dan biarkan tetap default untuk kedua key ini. Klik pada opsi Generate dan supaya key lebih unik. Dengan begitu, maka program akan meminta anda untuk menggerakkan mouse di sekitar key untuk uji coba.

Program kemudian akan menampilkan public key yang sudah anda buat dan buatlah kata sandi untuk public key yang bertindak sebagai password.

Klik pada Save private key kemudian simpan file yang sudah dibuat pada komputer. Namun, jangan tutup layar sebab anda harus menyalin public key tersebut. Pakai original root user untuk kembali ke server. Kemudian pindah ke direktori beranda akun dengan cara mengetik #su-yournewusername. Nantinya user baru akan ditampilkan pada command line.

 

5. Install Firewall Pada VPS

Install Firewall Pada VPS

 

Satu langkah lagi yang harus anda lakukan adalah menginstall serta mengaktifkan firewall. Untuk install, pakai program iptables supaya anda dapat setup rule yang membatasi trafik dari dan ke server. Prosesnya memang sedikit rumit sehingga sebaiknya baca panduannya lebih dulu sehingga bisa melakukan konfigurasi program dengan tepat.

Post Your Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2013-2020 IJL Hosting. All Rights Reserved. Harga Hemat Kapasitas Bersahabat.
×

Hello!

Untuk tanya jawab dan konfirmasi pembayaran silahkan chat whatsapp.

Klik Nama CS.

× Ada yang bisa kami bantu ?